Sabtu, 30 April 2016

Mugniar Marakarma: Kisah inspiratif blogger perempuan asal Makassar

Menjadi seorang penulis dan seorang ibu yang baik adalah kisah hidup yang dijalani oleh mba Mugniar Marakarma. Tidak mudah bagi seorang perempuan yang harus melakukan dua pekerjaan sekaligus, dia harus menjaga buah hatinya namun harus tetap mencari nafkah tambahan untuk kehidupannya sehari-hari.
Kisah inspiratif blogger perempuan asal Makassar
Namun tidak sulit bagi mba Mugniar untuk melakukan pekerjaan itu, karena menulis merupakan passionnya. Sudah banyak buku yang dibuat olehnya, namun tidak hanya buku saja yang dibuatnya melainkan juga tulisan di blognya. Beliau baru serius menekuni karir menulisnya sejak awal tahun 2011, namun beliau sudah memiliki banyak prestasi yang didapatkan, salah satunya dari lomba membuat blog. Mari kita cari tahu kisah inspiratif dari mba Mugniar salah satu Blogger Makassar.
  1. Blogger bisa menjadi profesi yang menjajikan
    Apanya sih yang menjajikan? Pasti menjadi pertanyaan bagi banyak orang. Blogger merupakan profesi yang menjanjikan karena Di Amerika Serikat, bloggernya ada yang dibayar sampai 5000 USD untuk reportase blognya. Saat ini, di Jakarta ada blogger yang pencapaiannya menyamai blogger di Amerika Serikat. Beberapa waktu yang lalu acara Hitam Putih di Trans 7 menampilkan bintang tamu, seorang food blogger yang penghasilannya Rp. 30 juta sebulan dari hasil icip-icip makanan di restoran dan menulis reportase tentang hasil icip-icip gratisnya itu di blognya. Dia makan gratis tapi hasil tulisannya dibayar mahal! Mas Hasmi kemudian bercerita bahwa ada blogger Jakarta yang penghasilannya mencapai Rp. 200 juta “hanya” dengan menulis 12 artikel per bulan. Nah, mba Mugniar adalah seorang Blogger Perempuan yang menekuni pekerjaannya sebagai blogger salah satu blognya adalah www.mugniar.com, kira-kira berapa ya penghasilan yang didapatkan mba Mugniar? Ayo siapa yang tahu? Mungkin hanya mba Mugniar lah yang bisa menjawabnya.
  2. Menulis, Ladang Amal Jariyah
    Kisah inspiratif blogger perempuan asal Makassar
    Mba Mugniar di Harian Amanah
    Kunjungan yang dilakukan mba Mugniar awalnya ingin mencari tahu koran yang berbeda dengan koran lainnya yang mengusung pemberitaan dan karakter yang seragam. Harian Amanah ini berkonsep ke depannya ingin menampilkan Islam sebagai solusi masalah. Sewaktu mba Mugniar berkunjung, beliau diwawancari oleh salah reporter tentang proses jati dirinya menjadi seorang penulis dan ternyata hasil wawancara itu pun diterbitkan di Harian Amanah. mba Mugniar tidak menyangka kalau hasil wawancaranya itu akan diterbitkan karena beliau mengira bahwa beliau bukan siapa-siapa ini, bisa dimuat di rubrik itu padahal sebelum-sebelumnya, sejumlah “orang besar” seperti ulama MUI dan ketua KPAI menempati rubrik tersebut.
  3. Dari Talkshow di TV Lokal ke TV Nasional
    Kisah inspiratif blogger perempuan asal Makassar
    Mba Mugniar di Celebes TV
    Bukan hanya terbit di Koran harian, mba Mugniar juga dipanggil untuk menjadi inspirator para penulis di stasiun TV. Dimulai dari Talkshow di Celebes TV sampai ke Metro TV dengan mengusung tema “Komunitas Ibu Doyan Nulis”. mba Mugniar tidak sendirian untuk menjawab pertanyaan yang diberikan oleh reporter, sebab mba Mugniar tampil dengan teman-teman IIDN Makassar. Apa tuh IIDN? IIDN adalah singkatan dari Ibu-Ibu Doyan Nulis, nah dari namanya saja sudah ketahuan bahwa komunitas ini berisi Ibu-Ibu yang hobinya menulis bukan hanya hobi namun menulis merupakan profesinya. Kenapa cuma Ibu-Ibu yang ada di komunitas itu ya? Apa bapak-bapaknya punya komunitas sendiri? Mungkin kalo punya namanya jadi BBDN alias Bapak-Bapak Doyan Nulis, hehehe.
Nah dari tiga poin diatas, apa kalian tidak ingin seperti mba Mugniar yang menekuni hobinya namun bisa tetap eksis di berbagai media? Pasti banyak orang terinspirasi oleh perjalanan hidup mba Mugniar.

Poka! Do Vstrechi~
Kucing cantik
Click for Comments

0 comments